http://mlbboards.com

Selasa, 12 Juli 2011

Tidak Ada Yang Sia-sia





Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(QS. 3:190)(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):` Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.(QS. 3:191)

Tidak ada yang diciptakan oleh Allah dengan sia-sia. Semua ada manfaatnya. Pernah ingat waktu SMA dulu. Tentang ikan sapu-sapu. Ikan ini termasuk salah satu ikan yang populasinya banyak dan hidup di air tawar (banyak terdapat di irigasi untuk pengairan sawah).

Ketika orang-orang mencari ikan dengan jaring misalnya di irigasi atau sekitar sawah-sawah dan tanpa sengaja jaring mereka terdapat ikan sapu-sapu, lantas mereka langsung membuangnya. Bahkan ketika berangkat sekolah aku sering melihat ikan itu tergeletak di pinggir jalan raya yang notabene di sisinya adalah irigasi.

Apakah memang tidak ada gunanya ikan sapu-sapu atau masyarakat yang awam akan hal itu? teringatlah aku saat kelas dua, ikut dalam kegiatan karya ilmiah remaja.

Salah satu dari rekan kami menguji-cobakan ikan sapu-sapu. Empedunya, apakah bisa untuk pengobatan (baca:mengurangi) penyakit gula darah atau diabetes. Dan hasilnya, Iya.

Dan, tahukah kamu bahwa penjual siomay, otak-otak atau pempek pinggiran jalan memanfaatkan ikan ini karena tidak mungkin menggunakan ikan tenggiri karena harga jualnya di bawah 5000 rupiah?

Ikan sapu-sapu, hanyalah salah satu contoh yang saya ambil dari hikmah Ayat Allah di atas. Lantas bagaimana dengan kita? Manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah paling sempurna di antara makhluk Allah yang lain. Maka ironi jika ada kalimat "Dasar anak yang tidak berguna" Robb.. bagaimana mungkin kami yang Engkau ciptakan demikian sempurna ini tanpa guna? Engkau ciptakan demikian hebatnya?

Tidak ada yang sia-sia, bahkan saat kita tanpa sadar menyesal karena suatu hal pun pasti tidak meninggalkan kesia-siaan. Ada hikmah di balik itu. Hanya kadang kita tak ingin berpikir akibat keluh-kesah serta penyesalan.

Kamis, 07 Juli 2011

CurhaTan iBu muDa


Sesuai dengan judul, apalagi yang dicurhatin perempuan yang baru menikah kecuali curhatan naluri keibuannya. Yap.. kehamilan. Pasalnya, setiap bertemu orang pasti yang ditanyakan "dah isi belum?" (what the meaning of 'isi' ? Isi nasi? Xixixi) ya itulah, dah ada dede belum dalam perut ibu?
Hmm.. Secara kasat mata satu dua orang bertanya seperti itu ga apa-apa. Kalo setiap ketemu orang, cape mikirnya. Lho koq dipikir. Iya, apa ga ada pertanyaan lain selain itu? Secara tidak sadar pertanyaan mereka akan terbawa terus keseharian. Yang ada malah timbul rasa iri melihat perempuan lain yang lagi hamil, melihat ibu lain yang menggendong anaknya. Kapan ya saya punya momongan? Yang berujung jadi kesedihan. Bukan tidak mungkin pertanyaan-pertanyaan dari orang-orang sekeliling membuat penat dua orang insan yang baru berumah tangga. Manalagi beberapa di antara mereka dengan santainya tanpa merasa bersalah (bahkan aku bilang secara tidak langsung melupakan satu hal, apa itu?) "lembur donk.. Biar hasil" atau yang lain bilang "minum ini.. Minum itu.. Biar...."
Whatever...
Aku menghela napas. Manalagi membaca tulisan bang achoer di MyQ. Menunggu bulan. Yup! Bagi pasangan suami istri yang ingin punya momongan, menatap kalender bukan cuma nunggu tanggal gajian. Tapi nunggu juga tanggal si tamu datang ga ke istrinya. Jika dia datang, suami akan bilang, nunggu bulan berikutnya. Jika telat, dag-dig-dug hati keduanya. Cuma telat sesaat ataukah...?

Pelipur laranya, saat seorang ustadz memberikan tausiyahnya untuk menyibak kegalauan hati sepasang insan itu. Apa kata beliau? "anak itu bukan bikinan istri. Anak bukan buatan suami. Bukan bikinan suami istri. Anak adalah Allah yang memproduksi. Lingkungan seakan mendramatisir kalo belum punya anak orang tuanya ga bisa bikin. Lha emangnya si ibu yang bikin? Ibu mah bisanya bikin masakan. Kalo si ibu yang bikin, request lah si ayah. Kata si ibu terserah yang bikin. Si ibu nge fans sama Tao Ming Tse (bener kaga ya nulisnya) dibikin kek gitu. Atau demen banget sama Aishwarya Ray, dibikin kek gitu. Atau kalo si ayah yang bikin pengennya botok (apaan sih) dibikinlah kek bla..bla..bla.. Pertanyaannya Apa bisa? Kalo bapa or ibunya yang bikin atau kedua-duanya yang bikin bukan tidak mungkin di dunia ini semua orang pengen bikinnya yang cantik dan ganteng. Lha si ibu bikin kue aja kadang-kadang bantet. Masak aja kadang-kadang keasinan. Apa bisa kalo bikin anak?

Nah itulah.. Anak bukan ciptaan or bikinan emak bapaknya. Anak ciptaan Allah, Allah yang bikin. Lupa bagaimana penciptaan manusia? Lupa bagaimana penciptaan nabi Adam As? Allah ciptakan manusia dari tanah. Kemudian ditiupkan ruh ke dalamnya, dititipkan di rahim seorang perempuan. Allah lah yang Maha Berkehendak. Kehendaknya menciptakan seperti apa? Kehendaknya menciptakan untuk siapa dan kehendaknya pula kapan dititipkan. Jadi, Allah Maha Tahu waktu yang tepat untuk pasangan menerima amanah dari Allah itu. Sering, ini yang kita lupakan. Naudzubillah...

Seperti ada teman si abang yang bilang "Santai aja. Nti juga waktunya dikasih ma Allah mah bakalan dikasih. Sekarang mah disuruh pacaran dulu. Saya aja 3 tahun baru ada"

Kata-kata seperti itu jarang aku temui keluar dari orang-orang terdekat. Yang ada malah untuk guyonan. Waah.. Suaminya ga greget nih. Bla..bla..bla..

Robb.. Terima kasih atas bimbingan Engkau hingga menguatkan aku dan suamiku. Terima kasih karena masih ada di sekelilingku orang yang tidak kufur akan nikmat-Mu lantas mengesampingkan Engkau dengan kembali ke akal mereka.

Robb.. Kami percaya bahwa Engkau Maha Tahu kapan saat indah Engkau percaya mengamanahkan buah hati kepada kami seperti kami percaya saat indah itu tiba saat kami menunaikan sunnah Rosul-Mu yang penuh perjuangan itu. Seperti saat ini Ya Allah.. Perjuangan tak terhenti, do'a terjalani, dan keyakinan tumbuh di dasar hati kami. Kami serahkan urusan ini pada-Mu. Kami hanyalah makhluk-Mu yang lemah. Yang hanya bisa ikhtiar & do'a namun hasilnya ada pada-Mu. Robb.. Kuatkan, sabarkan dan ikhlaskan kami atas segala ketentuan-Mu.

~ dari balik badan yang tengah terbaring lemah, 07 juli 2011 ~

Rabu, 08 Juni 2011

Kolesterolku..

Hari ini melihat hasil cek darah. Kolesterol aku di atas 200 euy.. Hmm.. memang mesti diakui, belakangan asupan makananku ga beres. Kurang sayur juga. Cari info mengenai kolesterol nih



Mungkin masih sedikit orang yang mengetahui bahwa kolesterol tidak selamanya buruk untuk kesehatan kita. Karena sebenarnya kolesterol sendiri adalah sejenis lemak (berwarna putih) yang diperlukan oleh tubuh untuk metabolisme dan pembentukan berbagai hormon dan enzim. Namun kadar kolesterol inilah yang harus dijaga didalam tubuh kita karena kolesterol yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan terutama merusak pembuluh darah di otak dan jantung.

Kolesterol sendiri terdiri dari dua jenis , yaitu LDL kolesterol (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan HDL kolesterol (high density lipoprotein) atau kolesterol baik. LDL kolesterol bila jumlahnya berlebih dapat mengendap pada dinding pembuluh darah sehingga membentuk gumpalan yang menyumbat aliran darah (plak). Sedangkan HDL kolesterol (high density lipoprotein) atau kolesterol baik dan membersihkan pembuluh darah dari kolesterol LDL berlebih.

Ada beberapa cara untuk menjaga level kolesterol yang sehat:

Konsumsi makanan seimbang sesuai kebutuhan tubuh. Terdiri atas 60% kalori dari karbohidrat, 15% kalori dari protein dan 25% kalori dari lemak, dan kalori dari lemak jenuh tidak boleh dari 10%. Sekitar 60% kalori tersebut adalah karbohidrat yang sehat atau tidak diproses (semacam gandum, kacang, buah/sayuran). Batasilah konsumsi kanji (starch) yang tidak sehat (tepung putih yang diproses, nasi putih, dll.).

Menurunkan asupan lemak jenuh. Lemak jenuh diubah menjadi trigliserida dan LDL. Contoh makanan dengan kadar lemak jenuh tinggi seperti daging berlemak, jeroan, santan, mentega dan minyak goreng yang dipanaskan berulang.

Meningkatkan asupan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh dapat menurunkan kadar lemak darah dan mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah. Terdapat pada kacang-kacangan, alpukat serta minyak zaitun, minyak kanola ataupun biji bunga matahari.

Menurunkan asupan kolesterol. Disarankan hanya mengkonsumsi kurang dari 300mg sehari yang banyak terkandung pada lemak hewan, jeroan, cumi, udang dan telur.

Konsumsi lebih banyak serat (fiber). Serat mengikat lemak sehingga mengurangi penyerapan lemak dan peningkatan LDL kolesterol. Konsumsi sayur atau buah sebanyak sepertiga sampai setengah porsi makan kita.

Merubah cara memasak. Dianjurkan memasak dengan cara direbus, dikukus atau dibakar. Minyak tidak jenuh memiliki efek positif pada penurunan kolesterol LDL dan mencegah endapan pada pembuluh darah.

Meningkatkan aktivitas fisik atau olah raga secara teratur. Lakukan aktivitas fisik yang mampu meningkatkan denyut jantung dan frekuensi pernafasan 3-5 kali/minggu secara teratur selama 30-60 menit untuk memperlancar peredaran darah seperti jalan kaki, turun naik tangga, dll.

http://vikhi.com/2010/08/13/tips-menjaga-ldl-kolesterol/

------------------------------
Ini loh daftar makanan yang mengandung kolesterol, cekidot






Kamis, 26 Mei 2011

Quiz..Quiz... berhadiah wisata niih...


Awalnya dapat undangan dari mba Nora. Ada quiz berhadiah wisata euy.. ke pulau komodo. Linknya http://www.indonesia.travel/quiz/index.php?fuid=1262086838

Simak deh aturan mainnya:

Aturan main:
Jawab pertanyaan dengan menemukannya pada hint yang tersedia
Tiap jawaban betul akan mendapat 5 poin
Dalam sehari Anda dapat menjawab maksimal 5 pertanyaan, dan dapat melanjutkannya lagi di hari berikutnya
Ajak teman-teman untuk ikutan kuis ini, maka Anda akan mendapatkan 1 poin/invite teman
Poin perolehah dari menjawab pertanyaan dan invite teman akan diakumulasi hingga kuis ditutup
Kuis ini di tutup pada 12 Juli 2011
Pemenang kuis akan diumumkan pada tanggal 14 Juli 2011 pada acara Bubu award dan website indonesia.travel

Syarat dan ketentuan:
Pemenang akan dipilih berdasarkan perolehan 5 peringkat poin tertinggi
Pemenang akan dihubungi via email untuk dimintai data diri
Pemenang yang tidak memberikan data diri akan digantikan user lain satu peringkat di bawahnya
Pemenang masing-masing akan mendapatkan paket wisata ke Pulau Komodo selama 3 hari 2 malam.
Biaya hotel, pesawat, kapal/cruise, makan dan uang saku secukupnya akan ditanggung pihak www.indonesia.travel
Rencana perjalanan menuju Pulau Komodo adalah sbb:

Hari 1: JKT- Bali-Labuhan Bajo (by pesawat), menginap di Labuhan Bajo
Hari 2: Hotel - Pulau Komodo - Pink Beach P.P ( by boat )
Hari 3: Labuhan Bajo � Bali � Jakarta (by pesawat)

Pemenang akan diberangkatkan dari Jakarta
Biaya di luar perjalanan tersebut di atas tidak ditanggung oleh pihak www.indonesia.travel
Pihak yang terkait sebagai penyelenggara kuis (indonesia.travel) tidak diperkenankan untuk mengikuti kuis ini
Keputusan pihak indonesia.travel tidak dapat diganggu gugat

Kamis, 19 Mei 2011

Spaghetti Ayam saus tiram


Liburan tiba-tiba kepengen maem spaghetti. Waktu lalu beli spaghetti di salah satu tempat makanan siap saji yang terkenal lumayan bikin 'eneg'. Akhirnya aku minta tolong myhubby beliin spaghetti kering di al**mi*i kebetulan ada ayam nih.. mari mangsak...


(futu spaghettinya belum ditambah lagi saos jadi masih keliatan kuning aja)

Bahan-bahan:

- aku pake setengah spaghetti la fonte
- ayam, potong dadu dagingnya
- saos tiram 1 sendok
- saos tomat 1 sendok
- tomat 1 buah, potong kecil
- bawang bombay, iris kecil
- bawang putih, iris kecil
- air
- garam
- minyak goreng
- lada hitam
-cabe merah potong serong

cara membuat:
- rebus spaghetti kering hingga matang, tambahkan garam, angkat tambahkan minyak goreng
- panaskan minyak (bisa pake margarin)
- tumis bawang bombay lalu bawang putih
- setelah harum, masukkan ayam, goreng sebentar
- tambahkan air
- masukkan cabe merah dan tomat
- masukkan lada, saus tiram, saos tomat
- tambahkan garam
- tunggu hingga ayam matang, masukkan spaghetti, aduk dan masak sebentar agar bumbu meresap. Siap dihidangkan.

untuk 3 porsi

Sabtu, 07 Mei 2011

Semua Itu Baik, Insya Allah

Dari Postingannya Kang Abi Zahra di MyQuran.com
Membaca kisah ini insya Allah memberi ibroh bagi kita bahwa, berbaik sangka pada Allah itu sebuah keharusan, agar tetap tawakkal kepada Allah karena Allah Yang Maha Tahu. Segala sesuatunya dikembalikan pada Allah.. Subhanallah
I like this story

[KISAH]

Ada seorang raja yang setiap pergi berburu selalu ditemani oleh
seorang sahabatnya yang terkenal dengan ketaqwaan wiridnya.Tiap kali
raja menemui sesuatu yg tidak mengenakkan, sahabatnya selalu berkata,
“Semoga itu baik, insya Allah.” Kata-kata ini selalu diulangi pada
setiap kejadian yg secara dhahir adalah kejadian buruk. Pada suatu
hari saat sang raja berburu bersama sahabatnya ditemani oleh
pengawalnya, jari raja terkena tombak terpotong. Darah pun mengucur.
Si sahabat berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.”

Raja marah memerintahkan pengawalnya utk memenjarakannya.

Saat pengawal ditanya, “Apa yg dikatakannya saat kalian menutup pintu
penjara?” Pengawal menjawab, “Ia hanya mengatakan, Semoga ini baik,
insya Allah” Suatu ketika saat raja pergi berburu tanpa ditemani oleh
sahabatnya, ia tersesat di hutan. Sedangkan di hutan tersebut terdapat
suku yg menyembah berhala tiap tahun mengorbankan org kpd berhalanya
tersebut. Raja pun ditangkap oleh suku tersebut.

Namun, saat diperiksa didapati bahwa jari raja tdk lengkap. Mereka pun
menolak mengorbankannya, karena korban harus dlm kondisi yg sempurna.
Raja lalu dilepas dan d ia kembali ke istana.

Akhirnya dia menyadari kebenaran ucapan sahabatnya. Sahabatnya pun
dikeluarkan dari penjara. Raja bertanya, “Ketika engkau
mengatakan,‘Semoga itu baik, insya Allah." Saat jariku terpotong, aku
menyadari bahwa kebaikan itu adalah aku tidak jadi disembelih untuk
berhala karena fisikku tdk sempurna.

Sekarang saat engkau dipenjara, apakah kebaikan itu?” Ia mjawab,
“Andaikata saat itu saya bersamamu, maka mereka akan myembelih saya
sebagai penggantimu”

Jika anda mendapat kejadian buruk ucapkan: "Semoga ini baik, insya
Allah.” Semoga ALLAH SWT memberi kebaikan pd kehidupan Anda. Amin.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu boleh
jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha
Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui”. (QS.Al-Baqarah:216)


Tigor Lihu
Sent from my BlackBerry®

Senin, 02 Mei 2011

Memenuhi Undangan



Aku menghela napas sebelum menulis kisah ini. Kenapa? Karena kejadian ini terjadi beberapa kali dengan dihadapkan oleh hubungan persahabatan.

Bukankah wajib kita menghadiri undangan pernikahan jika kita senggang dan Allah mengizinkan? Apalagi yang sedang berbahagia itu adalah seorang sahabat?

Kejadian sore kemarin mengingatkan aku pada episod terdahulu. Saat terik mentari, kusempatkan datang saat libur kuliahku. Yah.. 8 tahun yang lalu. 2 motor, 4 orang untuk menghadiri undangan sahabat kosku di SMA. Jauh tak terasa. Manalagi saat tiba di tempat yang dituju.

Episod kedua, sahabatku dari sejak kelas satu SMA. Pun, pulang kuliah dari Cempaka Putih aku sempatkan ke tempatnya demi memenuhi undangannya sampai-sampai aku tak mampir ke rumah.

Episod selanjutnya, bukan pada hari H nya aku datang. Tapi 3 hari kemudian. Bersama abangku menghadiri undangan sahabat kos di kuliah.

Dan kemarin, memenuhi undangan sahabat kos setelah aku kerja. Awalnya, suamiku bermalasan untuk pergi karna sudah jam 1. Prediksi bisa sore sampe sana. Dari Bekasi, panas terik menyengat. Sampe di Bantar Gebang, titik itu mulai jatuh. Suamiku mengajak berteduh. Aku bilang hujannya ga lama karena panas. Selang satu kilo, ga hujan. Begitu seterusnya. Hingga melewati Mekar Sari. Tanya ke orang, masih jauh perumahannya. 8 KM. Subhanallah.. sama aja ma pulkam nih!

Masya Allah.. tiba di pintu gerbang itu perumahan, hujan mulai mengguyur. Makin ke perumahan makin deras. Kita ga bawa jas hujan. Hmm.. Sampe di tengah aku bilang sama suamiku aku ga kuat. badanku dah dingin. Akhirnya kita berteduh di pos. Beberapa lama kita menunggu lalu melanjutkan lagi. Belum jauh, hujan mengguyur lagi. Berhenti lagi kita di pos satpam. Setelah setengah jam menunggu ga ada tanda-tanda berhenti kita putuskan untuk lanjutin perjalanan karena tinggal sedikti lagi. Basah-basahan kita Alahmdulillah sampe juga. Di sana, kecuekan itu terulang lagi. Robb.. apa ini sambutan yang kita dapat setelah jauh-jauh mencoba memenuhi undangan? Suamiku kelihatan tidak nyaman. Dia diam aja. Setelah makan, kita putuskan untuk pulang. Meski hujan masih deras. Ah.. nelangsa aku kala itu. Manalagi begitu memeluknya, basah kuyup jaketnya. Aku tau, dia merasa sangat dingin. Ironis.. sepanjang perjalanan menuju Bekasi kita hujan-hujanan. Memasuki wilayah Bekasi, kering. Sama sekali ga hujan. Aku dan suamiku melepas napas berat. Apalagi saat sampe di kontrakan.

Alhamdulillah.. kita sampe dengan selamat. Terima kasih buat sahabat-sahabatku karena mengundangku. Terima kasih atas 'jamuan' yang kalian suguhkan pada kami
 
Efek Blog