http://mlbboards.com

Rabu, 13 Maret 2013

Ujian Bikin Hidup Makin Hidup



Dari judul di atas sejujurnya, saya ingin memotivasi diri sendiri bahwa HIDUP itu perlu adanya ujian.
Setuju ngga?

Sekolah saja harus ada ujian untuk mengukur sejauh mana siswa sudah menyerap ilmu yang diberikan oleh guru selama di sekolah. Meski akhirnya ada beberapa siswa bahkan ada yang semua GAGAL atau tidak lulus. Sesulit apa ujian itu tergantung kitanya. Kalo rajin belajar, rajin bertanya dan paham akan materi yang diberikan minimal kita bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan.

Lalu UJIAN HIDUP. Apa sesimpel menghadapi ujian sekolah. Kembali ke kitanya lah SOB..

Mengutip dari ucapan Ustadz Jaka di Para Pencari Tuhan
"Kalo kita menyangka ujian hidup itu baik untuk kita maka yang muncul adalah prasangka baik bahwa Allah telah menolong kita dari ujian yang lebih besar.Sedang jika kita berprasangka buruk, maka ujian hidup hanya membuat kita terpuruk bahkan sampe beranggapan bahwa Allah tak adil. Naudzubillah.."

Ujian hidup datang agar KITA kembali pada JALAN-NYA

Allah sesuai dengan prasangka hamba-NYA..
Awalnya, ketika menghadapi ujian ini dan itu, aku langsung mewek, buang nafas beraaaaatt banget seakan ada beban di pundak ini. Dari mulai ada penyakit yang tiba-tiba terdeteksi. Masya Allah.. dua-duanya yang dikhawatirkan oleh kaum Hawa (dikhawatirkan bukan ditakuti), masalah pekerjaan hingga jualan yang seperti keong merambat. Mengeluh.. ya..ya.. ya..

Namun pada akhirnya, tersadar aku bahwa sakit ini adalah bagian dari ujian hidupku yang menunjukkan betapa sayangnya Allah padaku sehingga IA tak membiarkan aku menjauh. Betapa Allah telah menolongku dari penyakit yang lebih besar dan mungkin ditakuti.

Dan Allah demikian HEBATnya mengajarkanku untuk lebih SABAR menghadapi pekerjaan dan wirausahaku. Mengajariku untuk lebih berbagi.

SUBHANALLAH WA BIHAMDIH

ROBB.. kini aku percaya bahwa UJIAN HIDUP untukku agar aku menjadi bagian dari hamba-MU yang ENGKAU ridhoi. Insya ALLAH

Bekasi, 13 Maret 2013

Kamis, 14 Februari 2013

di LISNACOLLECTION

LISNA COLLECTION

adalah Fan Page yang belum lama kubuat.selama ini kalo jualan masih gabung dengan FB yang biasa. Untuk lebih termanage dan terarah kubuatlah FanPage dengan cara klik ke sini Fanpage FB
ikuti petunjuk step by step dan taraaaa... jadi deh Lisna Collection yang hingga tulisan ini kubuat baru dapat like 50 orang. Baiklah.. it's ok.. semoga nanti makin banyak, Amin

Lisna Collection menjual baju-baju dari mulai baju anak-anak hingga dewasa. Salah satunya baju ini,


Yang berminat, yuk berkunjung ke Lisna Collection

Selasa, 22 Januari 2013

Singkong Goreng


Hmmm.. siapa yang ngga tau kudapan yang satu ini? Pada tau koq tapi kalo ditanya suka apa ngga, hayoo.. siapa yang ngacung..

Makan tradisional feodal dari jaman baheula yang tidak lekang digerus zaman. Apalagi sekarang marak dikombinasiin dengan bahan lain agar packaging dan rasa lebih menarik. Meski sudah berganti dengan cemilan-cemilan berbau Barat, tapi ingat yang satu ini membuat aku tergiur untuk membuatnya sendiri. Biar lebih higienis dibanding beli di pinggir jalan.

Singkong Goreng

Bahan :
- 1 kg singkong (Aku beli di pasar dekat rumah, Rp. 3.500/kg)
- Air
- Bumbu yg dihaluskan terdiri dari
  - bawang putih 2 siung
  - ketumbar 1 sdm
  - kunyit sedikit
- minyak goreng

cara membuat :
- kupas singkong, potong2 sesuai selera atau proporsional, bersihkan
-  Campur bumbu dengan air panas, lalu masukkan singkongnya
- rebus singkong hingga empuk, biarkan hingga dingin
- goreng dalam minyak panas hingga matang
- angkat dan sajikan

Selasa, 04 Desember 2012

Baiti Jannati

Rumah..
Siapa yang nda kepengen memiliki ini. Siapa pula yang maunya hidup kontraktor terus.. mungkin ada dan kenyataan memang ada dengan kondisi anak-anak yang sudah dewasa, laki-laki dan perempuan, tinggal berhimpitan di rumah kontrakan 3 petak. Tak terbayang tumpleknya saat tidur seperti apa karna sudah dewasa semua dan seharusnya anak-anak memiliki kamar sendiri-sendiri.

Rumah, Yap.. jadi salah satu impian kami. Rumah mungil untuk kami sekeluarga yang asri.disamping atau di bagian dalam rumah diberi space untuk ruang berkumpul keluarga dengan view kebun yang sejuk dan gemericik air. Yang pasti, kami ingin punya rumah yang dibarokahi Illahi. Malaikat pun masuk ke rumah kami, Baiti Jannati...

Insya Allah, kami tetap ikhtiar untuk mewujudkan ini disertai do'a.

Hmm.. gimana jadinya kalo punya rumah seperti ini..
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/03/14/article-1257869-08B6DEE0000005DC-787_634x379.jpg

Atau yang ini

http://www.impactlab.net/wp-content/uploads/2008/09/1-crazy-house-524.jpg

Unik ya...

Rabu, 28 November 2012

Mengukir Cinta Hingga di Ujung Usia

Dari blognya http://vikikurdiansyah.wordpress.com

Bismillaahirrahmaanirrahiim……..!!!!!!!!
Sayang…….
Aku ingin akulah yang pertama menemukan uban di antara helai-helai rambutmu dan menggaruknya ketika engkau mengeluh kulit kepalamu tiba-tiba menjadi lebih gatal dari biasanya. Dan ketika helai-helai itu semakin bertambah dengan suka cita aku akan menyisirinya, tak perlu meminta pewarna rambut. Sayang, rambut kelabumu kan tampak seksi di mataku.
Tak perlu khawatir…….
Aku siap mencarikan kacamatamu ketika kamu lupa tempat menaruhnya. Atau akan kubuatkan sebuah kotak segala ada, tempat engkau dapat menaruh semua barang dan perkakasmu sesukanya. Ketika malam-malam dingin dan rasa ingin pipis tak tertahan lagi, jangan ragu untuk membangunkanku. Sayang….. ini tanganku di sampingmu jangan ragu jadikan tanganku sebagai peganganmu.
Sayang…….
Aku tidak menginginkan yang muluk-muluk. Aku ingin mendampingi masa tuamu, aku ingin tua di sampingmu, bersamamu.
Sehat, sehatlah sayang…….
Agar engkau juga sempat meraba kepalaku yang ditumbuhi uban, agar sempat aku memamerkan gigiku yang mulai tanggal.
Sehat, sehatlah sayang…….
Agar ketika kita tua, kita masih sanggup menemani anak cucu kita bermain bersama. Atau sekedar mengunjungi mereka saat hari libur tiba. Kupikir lebih baik kita saja yang mengunjungi mereka sambil membawakan makanan kesukaan mereka. Mungkin nanti anak cucu kita akan lebih sibuk dari hari-hari sibuk yang kita jalani sekarang. Kita akan jadi orang tua yang paling pengertian ya kan, sayang…..
Sayang…….
Aku ingin tetap mesra bersamamu, hingga tua. Tetap membisikkan kata cinta, meski pendengaran kita semakin berkurang. Jangan malu untuk sedikit berteriak di telingaku ya…?! Kau tahu, aku sangat suka mendengarkan ungkapan sayangmu.
Ku ingin kita…….
Tetap saling memanja, semampu tenaga yang masih kita miliki. Anak, cucu, ponakan dan keluarga kita pasti akan menyangi kita berdua, tapi percayalah aku yang paling tau cara memanjakanmu demikian engkau yang paling tau cara memantik binar di mataku.
Bila waktu memang menggerus banyak hal…..
Bila usia memang mengikis banyak hal…..
Aku berharap, semoga itu bukan cinta dan kasih sayang kita.
Bila memang tiada yang abadi…..
Bila memang semua akan berakhir…..Bila memang semua akan terhenti…..
Aku berharap, sepanjang waktu yang kita miliki, temani aku untuk melakukan yang terbaik untuk cinta yang kita punya. Menjadikan cinta dan hubungan yang kita bina sebagai anugerah paling indah dan paling berharga.
Apapun boleh berhenti, tapi tidak dengan niatan tulus untuk saling mengasihi.
Apapun boleh usai, tapi tidak dengan upaya gigih untuk saling mejaga, upaya gigih untuk saling membahagiakan.
Sayang…….
Hari ini, menit ini, detik ini, aku seperti bisa menatap proyektor besar tak bertepi, memutar film tak berjudul yang kita perankan, ada dua tangan keriput yang saling menggenggam. Tanganku dan tanganmu.
Tapi ketika adegan berganti, saat film hampir usai, aku tak sanggup lagi menatapnya, semua menjadi kabur dan basah oleh Air Mata.
__________________________________________________
*-Ku ingin mencintai mu sepenuh hatiku, tapi tak bisa
*-Ku ingin bersama mu selamanya, tapi takkan mungkin
*-Ku ingin sehidup semati dengan mu, tapi semua itu gombal belaka
*-Karena ku ingin hanya Allah dihati ku
*-Yang Takkan Meninggalkan ku, Takkan Berpisah dan selama-lamanya krn semua itu bukan gombal
*-Kalau pun aku mencintai mu, itu karena Allah
*-Karena Dia-lah yang menggerakkan hati ku untuk menyayangi mu
*-I love you….. because “Uhibbuka fillah”
 sumber : (Facebook) halalkan aku ayah

Sayang, 2 Tahun sudah

Bismillahirrohmaanirrohiim Alhamdulillah.. Wa Syukurillah
Tujuh Ratus Tiga puluh Hari telah Allah izinkan aku bersama dengan laki-laki pilihan itu. Melewati hari baru berdua dengannya di sebuah rumah petak yang dalam tempo selama ini tiga kali kami pindah tempat. Rumah mungil yang Alhamdulillah menaungi kami dari panas dan hujan.

Rumah petak yang kami sewa sampai dengan dua juta per enam bulan. Ada tawa di sana, senda gurau, bercengkerama Ada tangis di sana, kesalahpahaman, diam-diaman. Ah.. aku lebih suka yang pertama Karna ketika saling diam, sepi rasanya

Ada lucu ketika si Abang belajar masak :D
Kadang gosong.. kadang hambar
Tapi.. enak :D Enak
karna tinggal makannya ;)

Robb.. semoga Engkau melapangkan waktu kami,
kebersamaan kami agar kami makin saling menguatkan,
saling mengingatkan satu sama lain
Saling mengisi, saling melengkapi
Tak ada yang kami harapkan selain ridho-Mu untuk rumah tangga kami
Hiasi perjalanan kami dengan SaMaRa ya Robb..
Dan dilengkapi dengan tawa mungil dambaan kami
Kami berserah diri Ya Allah
Kami yakin, rahasia indah tengah Engkau persiapkan untuk kami

Rabu, 17 Oktober 2012

Jangan bengong, Teliti!

Jangan bengong! teliti dan sudah shodaqoh belum?
Itulah sekelumit kalimat yang senantiasa terngiang hingga saat ini di telingaku yang keluar dari bibir salah satu dosen Bahasa Inggris yang pernah mengajar di kantorku. Sekarang dia sebagai agent native speaker.

Sekitar seminggu lebih, mahasiswa/i disuguhkan dengan native speaker. Fee nya, selalu aku berikan ke dosen fulltime di kantor yang memang mengurusi itu. Di pertemuan terakhir, saat dosen fulltime itu bilang langsung saja agentnya yang ke aku, aku mengiyakan.

Sore, Mr agent ke tempatku. Aku buatkan kwitansi dengan sejumlah Rp. Aku ambil uang, aku hitung sudah sesuai dengan yang tertera.

Ba'da Maghrib, beliau datang untuk menukarkan uang 50rb. Tanpa berpikir ya aku kasih.

Selang beberapa lama, dia kembali dan berkata "Mba ngasih uang ke saya sebenarnya berapa?"
Deg! aku baru sadar. seperti baru diguncang untuk bangun dari tidur. Aku ngeh kalo uang yang aku berikan merah semua. Padahal seharusnya ada birunya 1 lembar.

Ngga konsen, mencari selisihnya. Mo cash opname juga jd ngga kepikiran. ditungguin malah sama mr agentnya. Aku coba mengingat dan aku sebut sejumlah Rp.

Benar segitu? Dia bertanya lagi
Aku ngangguk (masih sangsi sih)

Ngga taunya, mr agent itu tau aku ngasih uangnya brp. Ngetes aku, aku ingat dan teliti ngga. Lemes aku. Yang aku kasih sisanya banyak.
Ya Allah, terima kasih. Engkau kirim orang jujur padaku. Orang yang mau mengingatkan aku.
 
Efek Blog